Translate

December 31, 2006

Ultah.. Happy Birthday Wulan..




Lebih tepatnya ngucapin buat diri sendiri. Jatah umur telah berkurang satu. Berharap tugas-tugas yang dibebankan pun bisa dilakukan dengan baik. Sudah hampir 1 minggu koneksi internet putus. Jadi baru kali ini bisa posting.

Tepat tanggal 29 Desember lalu, akhirnya usia aku bertambah satu. Tepatnya 27. Duh gak lama lagi udah kepala tiga. Udah bukan disebut muda lagi mungkin, apalagi untuk perempuan. Jauh sudah masa-masa waktu kuat dan bisa berbuat banyak. Seharusnya sekarang ini bisa menjadi masa-masa mapan untuk menikmati karir dan kedudukan serta posisi dalam keluarga. Tapi.. jika bukan itu kenyataannya harus diterima juga dengan lapang dada..

Gak ada yang spesial pada ultah kali ini. BIasa saja.. Yah bukan waktunya lagi untuk dirayakan bersama teman-teman dan kerabat. Tapi dapat surprise juga dari suami. Dibeliin ultah cake dengan lilin ber-angka 2 dan 7 dan ucapan selamat serta do'a juga tentunya. Juga ucapan selamat dari orangtua.. dan sms dari sahabat. Sudah cukup membuat senang. Paling gak bisa tahu, alangkah perhatiannya mereka..
Terima kasih Tuhan atas nikmat yang engkau berikan..

Dua tujuh sudah umurku. Apa hal-hal yang telah aku lakukan yang lebih menuju kebaikan dibanding umur sebelumnya? Apakah menjadi lebih banyak atau menjadi lebih sedikit?
Sebuah keluarga baru.. memiliki seseorang yang disebut suami.. menantikan sebuah peluang untuk kembali bisa lagi bekerja.. dan keluarga serta orangtua yang sehat selalu.. Cukuplah untukku..

Yah .. badan aja yang mulai terasa sakit-sakit.. Sendi sering ngilu. Mungkin kurang olah raga. Kesehatan lah yang perlu dijaga.. Makin hari kan makin tua..

BeTeWe.. Happy birthday Wulan..
Met ultah yang ke-27
Semoga apa yang dicita-citakan dapat terwujud..
Semoga impian sederhana dapat diraih..
Asal tidak berputus asa dan selalu tawakkal dan berikhtiar..
Semua bisa diraih jika Allah mengizinkan..
Selalu berpikir jernih.. dan benjanjilah pada diri sendiri untuk tidak terlalu tegang dalam menjalani hidup ini..
Berjanjilah untuk tidak terlalu memikirkan apa yang terjadi
Berjanjilah untuk tidak terlalu peduli pada hal-hal yang bisa membuat hati terluka lagi
Berjanjilah untuk mengurangi menangis dan jadilah gadis yang tegar
Berjanjilah untuk selalu percaya kata hatimu dan jaga untuk selalu bersih.. karena cuma firasat dari hati yang bersih lah yang selalu benar..
Berjanji untuk lebih dekat pada Tuhan dan belajar ikhlas atas takdir
Ikhlas.. ikhlas.. karena semua bukan milik kita..
Jika ingin diambil.. relakan.. biasanya jika rela akan diganti dengan yang lebih baik.. percayalah!!!

Aku puas dengan hidupku
Dengan semua kekurangan yang ada disekelilingku
Dengan semua kenyataan .. bahagia, suka, duka, sedih, marah, kecewa..
Mengajarkan aku menjadi lebih dewasa..

Tuhan terima kasih untuk hidup yang sempurna ini
Walau aku merasa kurang.. tapi cukupkan lah aku dengan segala kekurangan ini
Itu jauh lebih cukup daripada mengkhayalkan yang tidak ada
Tuhan.. terima kasih banyak..
Semoga aku bisa menjadi bagian hamba-Mu yang selalu bertobat dan dekat
Amin..


Selamat Ulang Tahun Untukku

Mungkin ucapan selamat ulang tahun bisa saja diucapkan bagi siapa saja yang sedang merayakan ulang tahunnya dan itu teserah kita. Begitu juga dengan ucapan yang ingin kita sampaikan. Hm.. waktu suami tercinta mengucapkan selamat ulang tahun pada gadis lain.. sumpah mati dee.. aku cemburu banget. Pas aku ultah.. gak ada ucapan selamat ulang tahun dari cowok lain selain suamiku. Hm.. ada iri di hati. Walau pun emang gak pantas lagi nerima ucapan ultah selain dari suami, tapi kenapa suami mau ngasih ke wanita lain.. sementara dia udah punya aku..

Tapi kemudian.. aku cek email..
Hm.. mungkin bukan satu ucapan yang aku terima.. tapi sebuah do'a dari seseorang yang juga lain. Sambil tersenyum aku mengerti. Bukan dia tidak mau mengucapkan selamat ulang tahun untukku, tapi sungguh dia tidak lupa ulang tahunku. Dia juga tidak lupa kalau hari itu ulang tahunku. Walau bisa, dia ingin mengucapkannya.. tapi dia punya alasan lain. Bukan karena aku udah punya suami.. enggak juga..

"Aku ingat ulang tahunmu.. tapi sengaja aku gak ucapin selamat ulang tahun. Aku gak mau merayakan sesuatu yang mulai berkurang dalam hidup. Ulang tahun, berarti jatah umur kita berkurang satu.. aku mendo'a kan semoga hidupmu selalu bahagia.. dan hari-hari mu berjalan dengan penuh arti. Semoga do'aku bisa menjadi kado dan harapan di berkurangnya satu umurmu.. "

Aku mengerti.. sungguh aku mengerti..
Dia selalu begitu.. ada saja alasannya yang sangat masuk akal bagiku
Dulu kami sering bertukar pikiran tentang itu..
Aku tahu bagaimana dia.. ternyata masih juga sampai sekarang..
Hm.. sederhana selalu..
Satu hal yang sungguh teramat cukup bagiku.. dia ternyata tak pernah melupakan aku..
Aku juga mendo'akan semoga .. dia selalu bahagia juga..

December 26, 2006

Aku dan Perjuanganku

Aku menyadari dan sangat tahu pasti. Setiap langkah yang aku tempuh selalu saja penuh dengan perjuangan dan tantangan. Semua itu seolah telah menjadi pengikut setiaku sampai saat ini. Semuanya.. Baik itu perjuangan besar ataupun kecil.

Ingat dulu waktu pengen banget les bahasa Inggris di LBA. Berkali-kali meyakinkan Mama kalau aku pengen banget les disana dan gak akan sia-siakan kesempatan itu kalau dikasih. Setelah berusaha keras akhirnya dikasih ijin juga sama Mama. sama hal nya waktu pengen les komputer. Papa gak ngasih ijin, tapi alhamdulillah mama ngedukung, akhirnya bisa juga. Terus waktu kuliah.. Ampun susah banget, ntah pembimbing yang gak kompak, skripsi ditolak.. akhirnya bisa juga lulus. Nah waktu kerja di Jakarta, bener-bener dari awal, dari training dulu terus daily worker.. baru kontrak.. Semua aku lalui dengan ketabahan dan entah berapa banyak air mata. Akhirnya bisa juga kerja disana walau akhirnya cuma betah 3 tahun. Padahal dijanjikan awalnya jadi karyawan.. nyampe Jakarta malah kontrak.. hiks..

Terus dalam berhubungan. Susah aku untuk belajar menyukai dan mencintai, akhirnya bisa juga.. Susah menerima kekurangan.. akhirnya bisa juga.. Padahal itu bukan hal yang mudah.. Banyak rintangannya. Entah orangtua yang tidak setuju, dimusuhi keluarga, sampai gak mau diakui anak.. Tapi aku tetap berkeras.. Aku ingin dia saja yang nanti akan mendampingi aku sampai akhir hidup aku, aku juga disisihkan teman-teman dan bisikan-bisikan yang entah apa-apa tentang kami.. Kalau diingat-ingat bisa membuat menangis lagi.. Tapi aku tabah.. dan akhirnya bisa juga aku pacaran dengan dia 4 tahun.

Waktu memutuskan untuk married.. Duh.. tantangan banyak sekali. Yang harus nunggu 1 tahun lah.. yang harus tamat kuliah lah.. Yang ini lah yang itu lah.. Sampai rasanya pernah terniat untuk kawin lari saking tersudutnya.. Itu belum cukup. Setelah lamaran, mau married juga gak gampang. Yang biaya minim lah.. Yang ngurus undangan lah.. Yang masih harus masuk kerja lah.. Yang tinggal terpisah lah .. terpaksa ngurus sendiri-sendiri..

Belum cukup itu.. satu minggu menjelang married, undangan udah disebar.. Kawan dan kerabat udah dikasih tahu, ternyata ada lagi halangannya.. orang yang dicintai terpikat pada cinta yang lain. Karena kekasih hati dendam sama orangtuaku mungkin, karena dia dapat perhatian yang lain.. Merasa menyesal mengenal aku dan keluarga aku (begitu yang diakui oleh gadis yang pernah dia cintai dan mencintai dia itu).. Sampai waktu mau ke KUA laki-laki yang ingin jadi tumpuanku itu tak mau lagi menikah denganku. Betapa hancurnya hati ini.. Sungguh.. Punah sudah bendungan hatiku.. Pecah sudah kepercayaan aku pada adanya cinta sejati.. pada laki-laki. Akhirnya setelah aku memohon, dia mau juga menikah dengan aku.

Tapi tak cukup sampai disana.. setelah aku kembali ke Jakarta, dia.. suamiku.. datang ke Jakarta untuk mengatakan bahwa dia telah gagal menjadi suamiku.. Tak bisa lagi berjalan denganku.. Tak bisa mendampingiku untuk menggapai cita-cita aku.. bahkan terpikir olehnya untuk memulangkan aku pada orangtuaku. Oh.. sungguh menyakitkan.. sangat pedih.. Gadis itu singgah di hatinya.. yang aku tahu bahkan sampai kapanpun telah menggeser tempatku di lubuk hatinya.. sungguh luar biasa. Aku yang mendampinginya selama empat tahun ini dalam susah dan senang.. dalam gelisah dan tenang.. bisa digantikan oleh sesosok gadis lain yang sangat memikatnya.. Sungguh luar biasa gadis itu..

Aku bisa juga membujuknya untuk terus bersama denganku. Bisa juga meyakinkannya untuk memperbaiki semua.. walau aku tahu, hatinya tak akan pernah untuk aku lagi. Memang kalau dipikir-pikir.. perempuan macam apa aku ini? Orang sudah tidak sudi lagi denganku tapi aku masih juga percaya diri ingin dia disisiku.

Harusnya aku sadar.. Cinta yang tumbuh antara mereka berdua tak akan pernah usai dan selalu terjaga sampai kapanpun. Tak akan bisaaku musnahkan atau aku hilangkan. Tidak akan pernah. Aku hanya akan menjadi bagian dari segelintir masa lalunya.. Aku bagian dari gadis-gadis yang pernah singgah di hatinya. Aku hanya seseorang yang tidak berarti lagi baginya saat ini.. Tapi aku seakan memenjarakannya dengan ikatan yang dinamakan "perkawinan". Coba jawab.. amsih pantas kah aku untuk disampingnya.. Ini kah perjuanganku untuk sebuah keluarga yang sakinah mawardah warrahmah? Inikah pengorbananku sebagai seorang istri yang tidak diharapkan? Ini kah semua hasil jerih payah pengorbananku selama ini? Ini kah jawaban atas kebodohanku karena lebih mempercayai cinta dan perasaan dibandingan realita dan kenyataan?

Belum lagi cukup sampai disitu.. sekarang aku pengangguran.. Tak punya pekerjaan.. Hanya jadi beban bagi suamiku saja..

Sekarang bahkan aku masih belum mampu untuk hamil dan memiliki seorang bayi yang keluar dari rahimku sendiri. Tak peduli dimana letak kesalahannya.. Mungkin aku masih harus berjuang lagi untuk mendapatkan jati diri sebagai seorang "Ibu"

Tuhan.. Oh Tuhan.. Oh Tuhan..
Sampai kapan aku harus berjuang?
Sampai kapan aku bisa memetik hasil dari perjauanganku ini?

Untuk menjadi seorang anak.. Aku ingin menjadi anak yang benar-benar berbakti..
Untuk menjadi seorang istri.. aku ingin menjadi satu-satunya istri kesayangan suamiku.. Tapi apakah masih bisa? Sementara aku menuntut seorang suami yang setia pada keluarga dan aku istrinya..
Untuk menjadi seorang ibu.. apakah aku ada kesempatan?

Aku kah yang banyak menuntut... atau memang jatahku masih belum lagi tiba?
Atau memang gelar si pejuang akan terus aku sandang sampai aku mati?
Tuhan.. tolonglah jawab tanyaku..

December 25, 2006

Isfan, Isfahan dan Sepahan

Sebenarnya udah lama mau nulis blog yang isinya bercerita tentang Isfan, Isfahan dan Sepahan. Tapi baru sempat sekarang. Ini bukan cerita tentang satu kota atau satu negara.. Tapi tentang nama seseorang.

Isfan, Isfahan, Sepahan adalah satu nama dari sebuah pusat kota di Iran. Kota yang bagus, dan banyak arsitekstur yang bernuansa islam. M. Reza menyajikan foto-foto cantik tentang kota ini di blog-nya.

Nah.. waktu bulan puasa tahun ini yang telah lewat, sehabis sahur, Wulan dan Abang sempat nonton acara Jejak Rasul di TransTV. Kebetulan sedang membahas tentang Kota Isfahan. Duh.. bagus.. Dan yang membuat unik lagi bagiku adalah nama kota yang mirip sama Abang. Bahkan bukan mirip lagi, malahan sama. Karena nama lain Isfahan adalah Isfan. Akhirnya dapat arti baru. Dulu aku percaya aja kalau Isfan itu menurut mertuaku artinya Seven (diplesetin dikit hehehe) yaitu tujuh. Karena Abang lahir pas tanggal tujuh. Rupanya selain "tujuh" Isfan juga nama dari satu kota di Timur Tengah sana.. Jadi Abang dapat arti lain dari namanya..

Tapi selain itu sih, setelah diteliti (halah.. mentang-mentang obsesi jadi peneliti hehehe) ternyata memang nama Isfan itu khas nama orang Medan atau Mandailing. Buktinya beberapa nama Isfan selalu diikuti oleh nama Marga. Kebanyakan memang dipakai sebagai nama untuk laki-laki.

Hm.. Jadi Isfan itu intinya adalah sebuah arti seperti yang dimaksudkan oleh mertua aku. Isfan itu adalah nama khas dari Suku Mandailing atau Medan umumnya atau nama kebudayaan lah bahasa kitanya hehehehe, dan Isfan itu nama dari salah satu kota pusat di Iran. Abang boleh berbangga dengan namanya yang unik. Nama yang bagus :0)

Agak Sama dan Agak Berbeda

Jaga Warnet ama Jaga Business Center. Sama-sama kerja pagi. Ngelayani user/tamu yang mau pake Internet, bantuin ngetik juga, bantuin nge-print juga. Cuma bedanya di Warnet gak ada layanan telepon tapi di BC ada.. Nah Warnet sih warnet sendiri, BC kerja ama orang hehehehe

Tapi tetap aja gak lepas-lepas dari komputer dan Internet. Bisa belajar hal-hal baru dan tentu saja sambil teteeeuuppp ngintip blog ama web orang buat dipelajari. Aku sukaaaa itu.. Hehehe walau gak ada basic, tapi ingin suatu saat nanti punya web yang punya sesuatu yang khas dan unik hingga jadi tujuan orang dan jadi acuan juga. Seperti kata Abang, kalau bisa pakai bahasa inggris.. Jadi Global bisa menikmati. Hmm.. maybe someday

Pagi ini cerah.. User ada lima orang. Udah sarapan satu potong Bakwan dan Tahu Isi serta secangkir Coffemix. Abang tidur habis holat subuh tadi. Begadang semalaman. Biasa.. Komp nya manja sekalii.. Ngulah lagi. Seolah gak rela kalau gak disentuh-sentuh si Abang. Minta jatah kalee hehehehe..

Intinya.. Hari ini sempurna. Cerah.. Penuh semangat dan Penuh harapan. Semogaa.. Hari ini membawa berkah. Amin..

December 23, 2006

Sabtu Ini

Ada sepupu married. Lina namanya. Anak bungsu dari Ibu Mar, Kakak Mama. Urutan Ibu Mar dalam keluarga Mama adalah anak ke-6. Sedangkan Mama anak ke-7. Jadi mereka lumayan dekat juga. Wulan juga dekat dengan anak-anaknya Bu Mar, apalagi sama Lina yang sebaya sama Wulan. Married sama orang Solok. Married di Padang Panjang. Mama yang pergi dan Wulan yang jagain Papa. Sebenarnya rencananya Wulan dan Abang yang mau pergi. Tiba-tiba habis sholat subuh tadi dan pas Wulan lagi mandi, mama ngerubah rencana. Kata Mama biar Mama aja yang pergi. Kalau Mama yang pergi kan warnet bisa dibuka. Lagian mereka mungkin akan lebih senang kalau Mama yang pergi. Wulan bilang ya sudah. Wulan titip jilbab warna hitam aja ke Mama.

Kata Mama pulangnya cepat. Abang yang antar mama sampai simpang duku. Terus naik bus ke Padang Panjang. Ternyata Mama lama banget di Padang Panjang. Sampai abang telpon dua kali nanyain Mama dan balik apa belum. Soalnya abang belum makan. Kasihan hiks.. Nah pas abang telpon ke dua kalinya, Wulan udah mikir. Mau ke Warnet antar makanan. Papa ditinggal bentar. Siap antar makanan ke warnet terus balik lagi nanti ke rumah. Eh pas lagi pasang Jilbab Mama pulang. Kebetulan Mama bawa makanan. Ya udah, pulang ke warnet sambil bawa makanan untuk abang sekalian.

Aduh lupaa.. Tadi kan di rumah rendam pakaian. Hiks.. lupa belum dibilas. Belum dijemur. Hehehe palingan nanti mama juga yang jemurkan.

Akhirnya warnet buka lagi setelah beberapa hari jaringan speedynya bermasalah. Senangnyaa.. cuma yah user mulai sedikit lagi. Semoga aja besok rame lah.. Buat ngejar target ehehehe

Hari ini.. Intinya Tidak begitu melelahkan, dirumah sama Papa.. dan kebanyakan istirahat..

December 21, 2006

Selamat Pagi Hari..

Pagi ini.. Alhamdulillah cerah sekali. Langit bersih walau tak ada awan yang menggumpal. Hanya awan tipis saja yang menyelimuti. Matahari juga bersinar dengan cerahnya. Tapi semoga saja siang tidak menjadi gerah karena aku suka siang yang teduh..

Udah makan tahu dua buah. Kenyang..
Nanti siang mau pulang ke rumah.. biasa gosok baju sambil lihatin Mama dan Papa.
Semoga saja hari ini warnet rame dan akses juga nggak ngulah. Amin..
Mau surfing dulu yah...

Intinya.. Hari ini Indah.. :0)
See ya..

Deuh Ngantuk..

Ngantuk deh..
Tapi gak bisa tidur
Masih begadang
Abang aja bisa begadang sampe pagi
Aku bisa gak yah?
Begadang..

Duh ngantuk..
Kenapa tiba-tiba kangen kost di Jakarta dulu ya?
Hiks.. Jakarta..
Gak tahu kapan bisa kembali lagi kesana..
maybe someday..


December 20, 2006

Jilbab Oh Jilbab


Alhamdulillah.. mulai kemaren aku udah pakai Jilbab. Senang.. keinginan yang lama terpendam bisa diwujudkan juga. Awal-awalnya memang sedikit gerah atau panas. Tapi sekarang udah gak lagi. Aku suka pakai jilbab. Jilbab membuat nyaman. Membuat tenang, dan menumbuhkan rasa percaya diri. Jilbab menutup aurat, kewajiban setiap muslimah dan perintah yang sangat bermanfaat. Jilbab melindungi kepala, melindungi anggota badan juga dan mempercantik. Jilbab oh Jilbab..

Mama senang aku pakai jilbab. Papa juga. Kalau nenek tahu, nenek pasti juga senang. Abang mungkin juga senang.

Kemaren satu perubahan menuju kebaikan telah aku lakukan. Semoga setiap hari aku bisa melakukan hal yang baik dan mengurangi satu hal yang buruk dalam hidupku.

Ingin aku tak banyak. Hanya bisa hidup dengan tenang dan damai serta bahagia dunia dan akherat. Tak ada juga keinginan jadi orang yang kaya sekali, tapi ingin selalu menjadi orang yang tercukupi kebutuhannya.. dan aku selalu berdo'a semoga kebutuhan aku juga tak banyak.. Amin..

Hari ini dengan Bismillah.. aku mulai hari.
Aku akan mencoba untuk melepaskan semua rasa memiliki yang selama ini aku punya. Aku tahu sebetulnya aku bahkan tak memiliki apa-apa. Jadi.. mulai sekarang, aku akan berusaha untuk selalu istiqomah. Kalau suami tercinta ingin pergi meninggalkan aku, Allah Maha Tahu. Jika itu yang terbaik.. sesualit apapun, aku harus tawakal.

Aku harus percaya. Semua sudah ada jalannya. Sudah ada garisnya. Aku yang setuju dengan jalan nasib aku yang seperti itu. Jadi aku tidak berhak untuk menyesalinya. Bukankah ada yang bilang, dulu waktu masih di dalam kandunga, seorang bayi akan diperlihatkan seluruh perjalanan hidupnya. Dari lahir sampai dia mati. Mereka akan menyetujui kontrak itu dengan Tuhannya. Itulah mengapa setiap bayi yang lahir ke dunia ini selalu dengan tangan terkepal. Seolah dia memegang semua janjinya pada Tuhan. Tapi semakin dia besar.. kepalan itu melemah.. bahkan mulai lepas..

Aku .. Wulan
Aku dengan jalan aku yang seperti ini.
Aku percaya.. Allah telah memberikan yang terbaik bagiku.
Orangtua juga suami
Jika Allah memberi aku juga inginkan anak yang terbaik juga
Jika memang sesuatu terjadi nanti
Semoga aku masih bisa membaca tulisan ini
Bahwa aku tidak boleh berputus asa
Bahwa takdirku benar-benar ada.. dan memang begitu adanya..
Aku harus percaya itu..

Terima kasih atas semuanya ya Allah..
Semoga aku akan tetap kuat dan semangat
Dalam menjalani hari-hariku yang penuh dengan ujian dan cobaan
Tegarkan aku selalu
Engkau Yang Maha Memiliki Hati
Maka bukakan lah hati orang-orang yang ada disekelilingku untuk bisa menerima aku apa adanya
Dengan semua kekurangan yang aku miliki
Semoga mereka semua bisa berbesar hati menerima kehadiranku disisi mereka..

Semoga Allah melimpahkan kasih sayang yang luas kepadaku
Agar aku bisa membaginya kepada mereka..

Kesimpulannya.. Atas semuanya.. InsyaAllah.. aku puas dengan diriku.. dan aku ingin menjadi lebih baik lagi..

December 19, 2006

Jualan.. Jualan..

Hari ini pertama kali dapat pesanan mie rebus. Asli geli. Akhirnya jadi juga jualan mie rebus hehehe..Padahal cua iseng-iseng aja. Hari ini juga ada yg mesan nasi goreng, dan mie goreng. Kata abang, komentar orang-orang enak. Alhamdulillah.. Yah paling gak bisa bantuin abang nyari duit buat makan. Gak enak nganggur gak ngapa-ngapain sementara abang kerja aja sampe begadang hingga pagi.

Asal halal yah gak apa-apa kalau harus jualan begini pun hehehe..
Tadi juga dah telpon Mama bilang kalau udah dapat pesanan. Soalnya harga nya pun baru ditempel tadi malam. Warnet pun lumayan user yang datangnya ada lah.. InsyaAllah meningkat dari hari per hari..

Senang deh.. jadi semangat .. Do'ain yaa.. semoga banyak yang pesan
Cuma yah capeknya itu plus peralatan yang kurang. Rada susah memang, tapi gak apa lah. Namanya juga usaha..

Nasehat Hari ini : Tetap berusaha dan berdo'a..

December 18, 2006

Satu Nasehat Mama Hari Ini

Kata mama.. Orang yang selalu mengingat masa lalu adalah orang yang bodoh. Orang yang selalu mengenang yang lalu-lalu tak akan pernah maju dan berkembang. Karena dia akan terus hanyut dalam mimpi masa lalunya..

Apa iya?

Jadi selama ini aku telah jadi orang yang bodoh? Yang menghabiskan waktu yang sedikit ini dengan hal-hal yang sangat naif. Menangisi masa lalu.. Membenci yang telah terjadi dan kemudian marah-marah tak tentu.. akhirnya malah menangis..

Hm..

walau umur belum lagi 27..
Mungkin sudah terlalu tua untuk memulai sesuatu.. tapi tak pernah menyerah
Banyak hal yang akan terjadi
Semoga.. Hidup ini adil padaku
Semoga Allah memberikan yang terbaik selalu untukku
Jika aku diperlakukan tidak adil
Aku ingin Allah membalasnya dengan sangat-sangat tidak adil pula
Begitu sebaliknya..
Hm.. aku tak pantas menghukum orang
Aku tak pantas menuntut
Tapi aku punya Sang Maha Penuntut
Aku akan bersandar padanya akan nasibku
Dia pasti akan memberikan banyak pelajaran bagiku
Pasti.. Dan tak cukup dengan hanya menangisi masa lalu..

Walau orang yang pernah aku cintai.. Pernah nyata-nyata mencintai orang lain..
Walau orang yang pernah aku sayangi pergi.. dan hilang begitu saja..
Tak apa.. Hidupku kalau masih panjang yaa.. pasti lama
Kalau singkat juga tak apa..
Aku rela atas semua Ya Allah..

Bantu aku untuk selalu tegar..
Selalu beri aku sandaran untuk selalu kuat..
Beri aku tangan lain untuk aku genggam jika tangan yang seharusnya menggenggamku malah menggenggam tangan yang lain..
Tapi selalu jaga satu kesetiaan di hatiku
Seperti ini
Masih seperti ini..
Dari dulu sampai kapanku
Jangan pernah ambil label "Setia" dari diriku
Karena mungkin hanya itu sebagian yang bisa aku banggakan

Tuhan terima kasih atas hidup ini
Memberikan orangtua yang luar biasa kepadaku
Memberikan banyak pelajaran untukku
Memberikan hal-hal yang berguna untuk selalu memperbaiki derajat keimananku
Tuhan.. terima kasih
Karena telah memberi aku cinta
Dan membuatku pernah merasakan cinta..
Dia juga mahklukmu yang lemah
Jadi hal biasa bila dia salah
Tuhan.. selalu ampuni dia juga..

Tak apa jika dia dicintai orang lain
Atau dia juga mencintai orang lain
Engkau pun juga membagi cintamu
Tapi kau bagi dengan adil
Tuhan.. cukup Engkau bagiku
Tapi nanti.. berikan aku kesempatan
Untuk selalu mencintai satu pria
Yang juga mencintai satu wanita yaitu aku
Aku akan sangat bahagia..
Biarlah aku tunggu..
Jika tak sekarang.. Nantipun juga akan selalu aku tunggu..
Mungkin dengan itu aku bisa bahagia..

Tuhan terima kasih
Mama terima kasih..
I Love You

December 17, 2006

Yang ada cuma satu : Letih

Aku letih.. Aku sungguh capek ..
Sungguh..
Dengan semua yang ada..
Yang tak bisa membuatku merasa puas dan cukup
Padahal sudah kucoba meraih
Kuusaha mendekap
Tapi angin..
Hampa..

Hari ini aku sangat capek..
Aku teramat letih..
Tak ada kedamaian yang aku rasakan
Sementara aku melangkah tak punya tujuan
Hingga aku tak tahu apa yang aku benar inginkan

Sudahlah yang lalu-lalu
Aku bahkan tak mengenal diri ini lagi
Aku bahkan tak punya waktu untuk aku lagi
Untuk aku sendiri
Tertawa atau menertawakan diri sendiri

Tuhan.. aku letih
Berikan satu jawaban apa yang telah aku lakukan selama ini
Jika aku salah.. sebanyak apa lagi hukuman yang harus aku tanggung
Aku canggung terombang ambing
Aku sangat canggung..

Ini juga kesalahan dia
Yang meninggalkan aku sendiri
Tak tahu dimana sekarang
Hingga aku dengan hidupku
Hingga aku dengan pilihanku
Hingga aku dengan semua langkahku..
Ini karena dia..

Harusnya dia disini saja
Hingga aku punya teman bicara
Tak pernah menilaiku kurang
Tak cukup hanya bersahabat
Nyaman dalam kerdipan matanya.. dan santun kata-katanya..

Harusnya dia tak meninggalkan aku
Atau membiarkan aku sendiri
Kemudian entah dengan siapa
Entah dimana atau entah bagaimana
Dia ada..

Inginnya aku pergi
Sendiri.. dengan sunyiku
Dalam diamku
Tak usah dituntun
Tak usah di dekap
Jangan juga digenggam
Semua akan membuat aku rapuh
Biarkan aku dengan semua keberdayaanku

Tuhan.. Aku capek
Sementara aku tak mendapatkan apa-apa
Seolah apa yang aku pegang
Semua menjadi debu
kemudian hilang.. terbang bersama angin

Sungguh aku letih..
LETIH

Aku merindukan saat semua masih polos
Aku dengan maluku
Bahkan menatap matanya aku takut
Takut hatiku terbaca
Walau kata-katanya telah aku sembunyikan

Aku sangat.. sangat capek...

Bisa Kah?

Aku ingin untuk tidak merasakan :
CEMBURU
Bisa kah?
Karena ..
Aku takut untuk
PATAH HATI



Pengen Terbang

Rasanya pengen banget deh terbang menuju bukit hijau nan rindang. Disana sudah ada banyak kebahagiaan yang menanti. Biar hilang semua lelah..

Sebenarnya kebahagiaan itu telah ada. Bahkan nyaris sempurna, jika aku melepaskan satu hal yang selalu membuatku cemas, lelah, sedih dan banyak menangis

Entah jalan ini yang salah atau apa..
Sungguh aku yang sudah letih bergumul dengan semua masalah-masalah ini..

December 16, 2006

Hari ini judulnya "Capek"

Capek banget.. Pulang dari pasar bareng mama. Kesana kemari nyari barang-barang kebutuhan mama plus aku. Hari ini juga kehilangan duit Rp.300.000,-. Tadi pusing banget, apalagi lagi bokek begini.. Duit segitu kan lumayan gede kan ya.. Ehh sama Papa malah diganti jumlah yang sama. Duh Papa.. Aku bukannya senang, malahan tangis aku jadi makin kenceng.. Tapi kata Mama gak apa, nanti kalau ada rejeki bagi-bagi juga ke Papa.. Hiks sedih deh..

Hari ini.. Sore ini giliran aku yang jaga. Abang istirahat.. Sore cerah dan gerah serta panas.
Andai bisa lihat sunset sore ini.. alangkah senangnya.. Kangen sama laut.. Kangen sama pantai.. Kangen dengan semua kenangan bersama orang terkasih.. Dengan orang tercinta yang jauh.. sekarang entah dimana.. Kangen sama dia dan keteduhan hatinya. Entah kapan dia akan kembali untuk aku lagi..

Capek.. tapi ya harus jaga.. Biar lah gak apa.. Padahal pengen banget tidur dan memeluk guling..

December 15, 2006

Ngantuk Banget dan Capek

Duh.. Ngantuk.. Pegal.. Duh.. Sakit pula punggung ini kebanyakan duduk di depan kompi
Pundak kok ya pegal sekali..
Pengen banget ke tukang pijat .. Biar diurut punggung ama tengkuk ini..
User gak ada
Sepi.. tadi pagi sih lumayan tapi sebelum sholat jum'at tadi udah keluar semua dan sampai sekarang masih kosong

Duh pengen tidur deh.. Abang masih aja molor dari jam 9 tadi..
Semalam begadang
Kasihan hiks
Tadi sih dibangunin ama si Rama bilang kalau Ibu si Rama udah meninggal karena sakit
Abang bangun terus eh malah tidur lagi

Dia emang paling bete kalau tidur dibangunin
Apalagi kalau udah ngantuk berat..
Abang.. abang..

Thanks God.. Hari ini cerah sekali

Sebenarnya.. Tak ada yang terlalu istimewa hari ini.. Tapi sungguh aku senang sekali. Warnet udah buka lagi.. Mulai hari ini. Pagi-pagi udah beres-beres ama si abang (yang dari tadi malam gak tidur-tidur), terus mandi dan terus nongkrong di depan komp jagain warnet.

Yah.. namanya juga usaha. Kata orang-orang tua sih, kalau mau buka tempat usaha itu mesti pagi-pagi setelah sholat subuh kalau bisa. Sambil bersih-bersih atau apa lah.. jendela dibuka.. pintu dibuka.. biar rejekinya gak kemana.. dan udara yang sejuk bisa membawa kedamaian.. Kita lihat saja nanti yah.. so.. Wulan mau kerja dulu yach.. Nanti disambung lagi. Alhamdulillah.. lumayan juga user nya .. :)

Akhirnya Warnet Jadi Buka Juga

Setelah bersusah payah.. Ngurus ini.. Ngurus itu.. Gak bisa pakai ini .. Mesti buat jaringan baru.. Akhirnya bisa juga..
Dapat jalur sendiri, Gak lagi ngarapin yang punya kontrakan, gak juga ngarapin yang punya warung sebelah.. mending pasang sendiri memang

Tadi sore udah kring telponnya dan dari Telkom sendiri udah datang ke warnet buat pasang speedy nya. Jadi beres sudah.. InsyaAllah besok udah mulai buka. Amien..

Udah berkurang juga sedikit masalah. Udah berkurang juga sedikit yang dipikirkan. Palingan mikirin tentang.. kira-kira warnet ini bisa hidup lagi gak yah seperti dulu.. Duh semoga aja..

Mana udah pinjam modal sedikit sama mama untuk ini itu.. Semoga aja bisa dipulangkan cepat.. dan ada pegangan buat dapur hehehe..

Untuk hari ini satu masalah udah selesai..
Semoga saja semua juga nurut .. berjalan dengan lancar..
Amien..

December 11, 2006

Untuk Hari Ini.. Semua memang sulit

Apa sih yang mudah untuk hari ini?
Keyboard ini pun juga dodol..
Gak bisa gampang-gampang mau spasi..
Pindah warnet aja lah ke sebelah..
Ini lagi diwarnet Amazone YUdi

(lagi BeTe Waktu main Internet di Warnet Amazone Jati)..
Rencana mau update blog tapi jadi malas..
Kalau komp nya dodol begini..

December 3, 2006

Tentang Keputusan

Aku tak tahu, apa keputusan atau semua keputusan yang telah aku ambil ini benar atau salah. Aku juga tak tahu pasti, apa semua keputusan ini adalah yang terbaik untukku atau tidak.. Entah apa aku akan menyesali semuanya nanti atau tidak.. Aku masih akan membuat keputusan-keputusan lagi. Mungkin memang begitulah hidup..

Kadang aku tahu, seharusnya aku tidak begitu.. tidak harus melakukan itu.. tidak semestinya berbuat begitu.. tapi aku lakukan juga..

Seseorang berkata.. seharusnya aku sudah bahagia sekarang.. tapi kebahagian seperti apa yang sepantasnya sudah aku nikmati aku tak tahu.. Mungkin inilah semua nasib dan garis takdir yang harus aku jalani..

Tiba-tiba kalau sudah begini aku jadi mengingat sesuatu yang tak seharusnya aku ingat..
Seharusnya aku tak boleh merindukan sesuatu yang sudah haram untuk aku menungkan
Tapi itu terlintas begitu saja..
Detak jantungku terus saja memvonis.. Aku harus bahagia.. Aku seharusnya sudah bahagia..
Tapi apa yang bisa membuat aku bahagia saat sekarang ini?
Tenagaku pun sudah hampir habis.. dan aku tak pandai lagi untuk berjalan tegak dan merasa kekar..

Yang aku ingin.. hidupku sesempurna yang aku mampu
Aku ingin menangis, dan seseorang memelukku dengan erat saat ini
Karena memang tak ada yang tahu bagaimana perasaan hatiku saat ini
Tapi cukup dengan satu pelukan penuh kasih semoga bisa mengobatinya
Aku rindu untuk disayangi lagi..

Dan keputusan itu..
Seburuk apapun itu
Semoga masih ada sedikit kebahagian yang tersisa untuk diri yang rapuh ini..
Semoga sajaa..
Karena aku cuma ingin bahagia dengan semua keputusan-keputusanku
Aku hanya butuh sedikit rasa cinta untuk membuat keputusan-keputusan yang berarti
Dan aku mungkin akan bisa bahagia..